Atasi Ketakutan Vaksinasi Covid-19 dengan Tips Jitu

UncategorizedLeave a Comment on Atasi Ketakutan Vaksinasi Covid-19 dengan Tips Jitu

Atasi Ketakutan Vaksinasi Covid-19 dengan Tips Jitu

Para ahli kesehatan masyarakat telah bersosialisasi dan berbicara tentang betapa pentingnya mendapatkan vaksin COVID-19. Selain itu, berdasarkan berita ditjen ikp bahwa Direktorat jenderal informasi & komunikasi publik juga telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyediakan sumber informasi, materi edukasi dan materi sosialiasi melalui berbagai media.

Dillihat dari data masyarakat yang positif COVID-19 dan jumlah kematian yang disebabkannya maka penting untuk segera mengatasi dan mengakhiri pandemi ini.

Hal penting yang perlu kita ketahui bahwa ada beberapa orang yang memiliki Trypanophobia atau rasa takut dengan jarum suntik secara berlebihan. Menurut data dari CDC atau (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) , hal ini memengaruhi 25 persen orang dewasa. Rasa takut yang berlebihan menyebabkan sekitar 7 persen orang dewasa akan menghindari vaksinasi.

Jika lebih sedikit orang yang melakukan vaksinasi COVID-19, maka semakin kecil peluang kita untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi apabila suatu populasi memiliki tubuh kebal baik melalui vaksinasi ataupun kekebalan yang dikembangkan melalui infeksi sebelumnya.

Dalam kasus COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa jika sebagian besar populasi perlu divaksinasi agar segera mencapai kekebalan kelompok.

Sebelum Anda mendapatkan giliran untuk vaksin COVID-19, maka ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan salah satunya yaitu kondisi tubuh yang fit. Pastikan kondisi tubuh Anda tidak dalam keadaan demam, batuk, pilek saat waktunya divaksin.

Pastikan juga Anda siap secara mental dan berpikiran positif serta tetap optimis. Jika memungkinkan, sangat baik jika Anda menggunakan pakaian lengan pendek saat divaksinasi agar mempermudah tenaga kesehatan dalam pemberian vaksin.

Anda juga perlu memahami petunjuk para tenaga kesehatan saat berada di lokasi pemberian vaksin. pemberian vaksin COVID-19 sama seperti vaksin pada umumnya, yakni dengan penyuntikan jarum kecil pada daerah deltoid atau otot lengan atas bagian luar.

Sebelum divaksin, maka Anda akan diminta untuk menarik lengan bajunya, dan tenaga kesehatan akan melakukan tindakan sterilisasi (tindakan mengusap daerah yang akan disuntik dengan alkohol).

Bagi Anda yang takut jarum suntik, berikut lima tips yang dapat Anda lakukan sebelum dan saat disuntik:

Ubah pola pikir

Mungkin terdengar mudah diucapkan, tapi ini sulit dilakukan. Coba pikirkan dulu apa manfaat yang bisa Anda dapatkan setelah divaksin. Tubuh Anda akan lebih kebal terhadap penyakit. Dan sehat menjadi modal utama setiap orang dalam beraktivitas.

Disuntik memang sakit. Tapi itu hanya sementara. Berpikir positif akan membantu meningkatkan kenyamanan dan mengurangi rasa sakit tersebut.

Petugas kesehatan

Pastikan Anda disuntik oleh tenaga medis yang mumpuni. Petugas kesehatan yang berpengalaman sudah tahu bagaimana menentukan titik tempat menyuntik, memandu orang yang disuntik dalam mengatur napas (kapan menarik dan menghembuskan napas), serta prosesnya berlangsung cepat.

Mengalihkan perhatian

Anda bisa mengalihkan perhatian ketika hendak disuntik. Misalkan melihat ke ponsel, sambil berhitung, melihat gambar yang menarik, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda bisa melewatkan momentum disuntik dengan baik.

Dampak dari ketakutan

Jika Anda ketakutan setengah mati saat hendak disuntik, bisa jadi reaksi Anda akan membuat petugas kesehatan menjadi grogi. Jangan sampai kondisi ini merugikan Anda karena bisa jadi proses penyuntikan bisa terasa lebih sakit dari yang sebenarnya.

Hadapi ketakutan

Tak ada jalan selain menghadapi ketakutan Anda akan jarum suntik. Hadapi dengan tenang dan ikuti instruksi dari petugas kesehatan. Kendati vaksinasi Covid-19 mulai meluas, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah infeksi Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top